Bali dianugerahi warisan kuliner yang kaya rasa dan juga lezat. Satu yang unik dan patut dicoba traveler adalah Ayam Timbung. Ayam yang dimasak di dalam bambu dan dibakar bersama bumbu khusus. Sedapnya bikin nagih!
Jika ingin memikat seseorang, mulailah dari perutnya. Kalimat tersebut sepertinya cocok untuk Paviliun Indonesia di Milan Expo 2015. Nasi goreng dan sate membuat traveler Italia berhasrat datang ke Indonesia.
Cerita Paviliun Indonesia di event Milan World Expo 2015 diawali dengan buruk. Tommy Winata lewat grup Artha Graha tergerak mendukung. Bagaimana kisahnya?
Ribuan tusuk sate dan 120 kg nasi goreng disajikan setiap harinya sepanjang enam bulan tanpa henti. Bagaimana tim kuliner Paviliun Indonesia menyiapkannya?
Bogor memang tidak habisnya memanjakan para pencinta kuliner. Tapi selain di pusat Bogor, kawasan Sentul juga punya pasar kuliner sekaligus tempat rekreasi asyik.
Menempati lahan 1.175 meter persegi, Paviliun Indonesia di Milan Expo, Italia berhasil memikat 3,7 juta pengunjung. Kritik pedas di periode awal pembukaan pameran menjadi tombol pemicu perbaikan.
US Chamber of Commerce baru saja menggelar santap malam kehormatan untuk presiden Joko Widodo. Menu Indonesia menjadi pilihan demikian juga dengan tata mejanya.