Pasangan Jawa dan non-Jawa selama ini dinilai sebagai strategi mengamankan suara dalam Pemilu. Namun anggapan itu dinilai tak berlaku bagi Jokowi-Ma'ruf Amin.
Banyak yang sekadar kaget, tak sedikit yang kaget lalu mengumpat kecewa. Terpilihnya Ma'ruf Amin mengundang kontroversi dan berbagai analisis untuk memahami.