Dilihat dari data TomTom Traffic Index, masyarakat Jakarta kehilangan 126 jam atau setara 5 hari enam jam selama tahun 2020 karena berkendara di jam sibuk.
Syarat pelaku perjalanan selama masa mudik Lebaran semakin diperketat. Pengetatan ini dilakukan usai berkaca dari tsunami kasus Corona yang melanda India.
Fadjroel mengatakan lonjakan jumlah kasus COVID-19 di India menjadi alasan pemerintah memperketat syarat perjalanan sebelum dan sesudah masa larangan mudik.