detikFinance Bombardier PHK 5.000 Pegawai Perusahaan pesawat Kanada, Bombardier berencana memangkas 5.000 pegawai sebagai bagian dari mengurangi biaya operasi. Jumat, 09 Nov 2018 14:12 WIB
detikFinance Gubernur BI Jelaskan soal Dolar AS yang Kian Melemah Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menjelaskan pergerakan nilai tukar sejak minggu lalu ini didorong oleh sejumlah faktor. Jumat, 09 Nov 2018 13:47 WIB
detikFinance Ini Negara yang Bisa Raup Untung dari Perang Dagang AS-China Analis menilai perang dagang China dan AS bisa menularkan dampak positif dan negatif untuk negara di kawasan Asia. Kamis, 08 Nov 2018 18:23 WIB
detikFinance Jack Ma: Perang Dagang China-AS Itu Stupid! Bos e-commerce di China, Jack Ma mengaku sangat benci dengan perang dagang yang terjadi antara Amerika Serikat (AS) dan China. Dia menyebut itu bodoh Kamis, 08 Nov 2018 17:07 WIB
detikNews Pengamat Ekonomi Jerman: Perekonomian AS Bisa Terhambat Hasil pemilu sela di AS diperkirakan bisa menyulitkan pemerintahan Presiden Donald Trump, karena DPR sekarang dikuasai kubu oposisi. Kamis, 08 Nov 2018 10:42 WIB
detikFinance Cadev RI Naik Lagi, Darmin: Karena Partai Donald Trump Kalah Sejumlah strategi yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan cadangan devisa mulai menunjukkan hasil. Kamis, 08 Nov 2018 07:48 WIB
detikFinance Rupiah Menguat, Analis: Akhir Tahun Dolar AS Rp 14.635 Sebelumnya diprediksi dolar AS tahun ini Rp 15.600, kemudian direvisi menjadi Rp 14.635 di akhir tahun. Rabu, 07 Nov 2018 13:46 WIB
detikFinance Hati-Hati! Rupiah Masih Bisa Melemah Lagi Masih ada beberapa kemungkinan gejolak yang akan terjadi di sisa dua bulan tahun ini yang akan mempengaruhi nilai tukar rupiah. Rabu, 07 Nov 2018 13:06 WIB
detikFinance Rupiah Makin Perkasa Lawan Dolar AS, Darmin: Sudah Terlalu Murah Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, faktor yang membuat rupiah menguat karena sudah terlalu under value alias terlalu murah. Rabu, 07 Nov 2018 12:24 WIB
detikNews Penurunan Investasi dan Kebijakan Ekonomi di Tahun Politik Di tahun politik ini sebaiknya pemerintah segera menerbitkan paket kebijakan ekonomi yang menjawab kekhawatiran pada investor terhadap risiko politik. Rabu, 07 Nov 2018 11:46 WIB