Goi Guon yang diracik a la minute dicelup nuoc cham yang pedas gurih asam. Rasanya luar biasa segar! Pho Bo yang dibuat dengan kaldu tulang sapi terasa sangat pekat gurih dan wangi aromanya, menggelitik selera. Belum lagi Ca Bon Ra, ikan dori dengan bumbu spesial Vietnam yang gurih renyah dan harum. Kamipun tak bisa berhenti makan dan menikmati godaan selera sajian khas Vietnam ini.
Membuat hidangan Thai tidak sulit dan rumit. Karena bahan-bahannya mudah dibuat dan rasanya yang asam segar, gurih dan legit sangat cocok di lidah kita. Dengan sedikit pengetahuan soal rempah yang dipakai di dapur Thai, Anda bakal bisa membuat sajian Thai yang segar dan dijamin lezat. Coba saja intip info berikut ini!
Bukan hanya topiknya yang istimewa, cooking class kali ini sangat interaktif dan penuh dengan wawasan baru. Dari sapi wagyu yang suka dipijat, grading daging sapi, sampai resep mirepoix dan mashed potatoes yang lezat. Tentu saja diselingi mencicipi daging wagyu yang lembut, mulus, mengelus lidah! Hmmm... benar-benar umami!!!
Ternyata makanan Korea sama menarik dan menggemaskan seperti wajah bintang film Korea, Bae Yong-jun, Choi Ji-woo atau Joo Ji Hoon. Semuanya disajikan segar dan tampilan cantik penuh warna. Kalbi, bulgogi hingga bibimbab pun dalam beberapa menit kami cicipi sambil menonton tayangan film drama Korea yang apik!
Kalau bosan dengan bihun, kwetiau, mi atau pasta, Anda bisa mencoba bereksperimen dengan udon. Mi khas Jepang ini bukan hanya lentur tetapi juga sangat kaya variasi. Bisa dijadikan sajian one dish meal yang praktis atau jadi salah satu menu andalan saat pesta. Coba, simak dulu info lengkapnya berikut ini.
Pernah mencicipi ayam goreng berbalut kuning telur asin? Sajian khas Szechuan ini bisa Anda cicipi bersama bebek panggang, atau daging sapi berbumbu XO. Belum lagi chicken tandoori yang pedas menggigit atau gnocchi gaya Florentina plus white chocolate panna cota yang lembut manis. Sajian istimewa ini bisa Anda nikmati di 3 resto dengan harga sangat spesial!
Ruang makan yang menempati sebuah rumah kolonial di daerah elit kota Bogor ini ditata apik. Makanan yang disajikan pun bergaya kolonial Belanda, dari biefstuk, huzarensla,
Nasi timbel komplet rasanya paling pas buat pengobat perut lapar. Apalagi disantap dengan tangan, plus cocolan sambal gandaria yang pedas dan segar. Setelah menggigit ikan asin jambal roti ternyata kami memang tak bisa berhenti. Tahu goreng, tempe goreng dan bakwan jagung yang hangat mengepulpun licin tandas!
Bola daging ini rasanya unik. Bukan hanya karena memakai daging sapi cincang tanpa lemak tetapi memakai irisan daun sawi putih. Rasanya tentu saja menjadi lebih kenyal, renyah. Enak disantap dengan celupan saus asam manis atau diberi kuah sebagai isi sup bening.