Sidang paripurna pemilihan MPR yang seharusnya berlangsung malam ini, ditunda hingga esok hari. Para pimpinan Koalisi Merah Putih (KMP) pun menggelar rapat malam ini.
Koalisi Merah Putih (KMP) tak memasukkan PPP dalam paket calon pimpinan MPR sebagaimana yang disiapkan sebelumnya. PPP yang kecewa dengan keputusan itu segera menggelar rapat untuk menentukan sikap.
PPP tidak terima bila ditinggalkan begitu saja oleh Koalisi Merah Putih di paket pimpinan MPR. Partai kakbah ini pun mengusahakan masuk lewat kadernya yang ada di DPD.
Dirjen AHU Kemenkumham menunggu keputusan mahkamah partai atas perpecahan antara kubu SDA dan kubu Romi di PPP. Itu berarti, untuk saat ini posisi Ketum tetap dijabat oleh SDA yang sempat diberhentikan oleh Romi.
PPP tak masuk dalam paket pimpinan DPR Koalisi Merah Putih (KMP). Meski demikian partai kakbah itu setia bertahan di koalisi. Bagaimana dengan paket pimpinan MPR? Akankah PPP masuk paket?
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kembali bergejolak jelang rapat paripurna DPR. Kubu Emron Pangkapi ngotot bahwa Ketua Fraksi PPP adalah Romahurmuziy. Namun apabila tidak diterima pimpinan DPR sementara, maka pihaknya ingin rapat paripurna ditunda.
Kubu Emron Pangkapi ngotot untuk mengajukan Romahurmuziy sebagai Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kepada pimpinan DPR sementara. Emron tegas mengatakan bahwa itu keputusan rapat yang diambil secara bulat.