Pada pemeriksaan pertama, Reny mengembalikan sejumlah uang terkait perkara. Yang kedua, Reny dikonfirmasi soal perintah Rahmat Effendi dalam pengadaan lahan.
Indonesia Corruption Watc (ICW) mendesak agar Dewas segera memeriksa Firli. Desakan itu buntut SMS blast yang dinilai tidak memberi pesan anti korupsi.
Eks pegawai KPK melaporkan Ketua KPK Firli Bahuri ke Dewas gegara SMS blast. Elite Gerindra Habiburokhman menilai tak ada yang salah dengan SMS blast tersebut.
Ketua KPK Firli Bahuri dilaporkan ke Dewas soal dugaan pelanggaran etik terkait pemanfaatan fasilitas SMS blast. KPK menyerahkan proses laporan itu ke Dewas.