Kondisi ini dikhawatirkan mengganggu jalur logistik global. Sementara, Indonesia masih impor pangan seperti kedelai, gandum, bawang putih, dan lainnya.
China melunak dalam perang tarif dengan AS, mengumumkan daftar produk yang dikecualikan dari tarif 125%. Langkah ini bertujuan meredakan ketegangan perdagangan.