Kawah Putih menjadi salah satu tempat wisata yang diizinkan buka. Sayangnya, destinasi ini masih tutup karena pengelola menunggu aktivasi PeduliLindungi.
Demi memberikan makanan untuk keluarga, beberapa orang ini rela melakukan hal apapun. Walaupun harus menghabiskan waktu 5 jam perjalanan hingga terhalang pagar.
Dalam cuitan 'Mati Corona Ala Madura', disebut ada imbauan Ketua DPRD Pamekasan agar tak mengumumkan kematian COVID-19 melalui toa masjid. Benarkah demikian?
Viral sebuah cuitan di akun twitter @Antonius061 tentang 'Mati Corona Ala Madura'. Cuitan itu berisi tulisan antara COVID-19, thaun, dan juga flu Spanyol.
Memiliki keterbatasan fisik tak membuat pengantar makanan ini patah semangat. Mereka justru tetap giat mengantarkan makanan meski harus menggunakan kursi roda.