Tim peneliti Universitas Mulawarman menegaskan tulang belulang yang ditemukan di Kutai Kartanegara, Kaltim adalah orangutan (Pongo Pygmeus Morio). Indikasi pembantaian mencuat karena ada tanda kematian yang tidak alamiah.
Populasi Orangutan Kalimantan yang hidup di Kaltim kian punah. Kepunahan ini karena habitat mereka yang terus tergerus berbagai aktivitas manusia terutama perusahaan sawit yang menganggap orangutan sebagai 'hama'.
Jika Anda sedang terjebak dalam akhir pekan yang singkat di Jakarta, jenuh hanya sekadar menonton tv kabel di kamar hotel, dan mencari tempat menarik yang cukup tenang, kenapa tidak mengunjungi Taman Margasatwa Ragunan?
Apa rencana Anda di hari libur Waisak pada Selasa besok? Jika belum mendapat tempat yang cocok, menonton parade satwa langka di Ragunan mungkin bisa menjadi pilihan.
Ada banyak sekali pilihan untuk berekreasi di Bogor, salah satunya yang paling dikenal adalah Taman Safari yang berlokasi di Cisarua, Bogor. Pusat rekreasi ini berfungsi untuk edukasi dan kepedulian masyarakat pada satwa liar yang harus dilindungi. Taman Safari Indonseia memiliki keanekaragam satwa dari seluruh dunia yang dapat kita saksikan di Safari Park dan beberapa spot menarik lain di dalamnya.
Ada banyak sekali pilihan untuk berekreasi di Bogor, salah satunya yang paling dikenal adalah Taman Safari yang berlokasi di Cisarua, Bogor. Pusat rekreasi ini berfungsi untuk edukasi dan kepedulian masyarakat pada satwa liar yang harus dilindungi. Taman Safari Indonseia memiliki keanekaragam satwa dari seluruh dunia yang dapat kita saksikan di Safari Park dan beberapa spot menarik lain di dalamnya.
Ada banyak sekali pilihan untuk berekreasi di Bogor, salah satunya yang paling dikenal adalah Taman Safari yang berlokasi di Cisarua, Bogor. Pusat rekreasi ini berfungsi untuk edukasi dan kepedulian masyarakat pada satwa liar yang harus dilindungi. Taman Safari Indonseia memiliki keanekaragam satwa dari seluruh dunia yang dapat kita saksikan di Safari Park dan beberapa spot menarik lain di dalamnya.
Penyakit malaria yang dialami manusia saat ini memang berasal dari keluarga monyet. Kini peneliti sudah bisa memastikan keluarga monyet mana yang menjadi tersangka pertama penular malaria ke manusia.