Polda Jatim melakukan mutasi besar-besaran, mengganti perwira tinggi dan menengah, termasuk Kapolda. Langkah ini untuk penyegaran dan pembinaan karier.
TNI membantah adanya unsur politis atau unsur lainnya dalam mutasi sejumlah perwira tinggi. TNI menegaskan mutasi itu berdasarkan kepentingan organisasi.