Selalu ada cerita dari sebuah lakon adu penalti. Tak ada kiper yang disalahkan jika tak mampu menggagalkan eksekusi lawan, tapi dia akan dianggap hebat kalau bisa menghentikannya. Dari sisi algojo, faktor terbesar bukanlah skill melainkan mental.
Dalam tuturan buku terbarunya Sir Alex Ferguson menyebut Mark Bosnich, mantan kipernya di Manchester United, sebagai pemain yang kurang profesional. Bosnich pun merespons.
Restoran cepat saji di Korea Selatan menjadi populer lantaran memadu-madankan makanan Amerika dan makanan tradisional. Lahirlah burger kimchi atau burger bulgogi.
Membahagiakan anak adalah hal yang sangat diinginkan orang tua. Tapi sebenarnya bukan melimpahi anak dengan aneka mainan atau bepergian keliling dunia semata yang bisa membuat anak bahagia. Ada hal-hal yang jauh lebih substansial.
Indonesia adalah pasar sepakbola yang absurd. Kita sanggup memperkaya klub-klub Eropa jutaan dolar lewat penjualan jersey, sponsorship sampai match fee. Tapi pasar yang sama ini gagal menghidupi hajat hidup pemain dan klub Indonesia sendiri.
Menjadi menu pembuka sebelum Piala Dunia 2014, Piala Konfederasi memberikan tontonan memikat. Puncak dari hiburan yang dipertunjukkan jelas adalah gol-golnya, dan berikut beberapa yang dianggap terbaik.
Jamaknya ruang santai berada di rumah. Fungsinya juga untuk bercengkerama dengan keluarga atau asyik mengerjakan hobi. Namun teori itu tak berlaku bagi Carles Puyol.
Fernando Torres mencetak sejarah dengan menjadi pemain termahal di Liga Inggris. Chelsea harus membayar 50 juta poun sterling untuk memboyong El Nino ke Stamford Bridge pada Januari 2011. Layakkah?