Pasukan keamanan Myanmar menggunakan peluru tajam dalam menghadapi demonstran antikudeta, tindakan yang melanggar peraturan internasional, kata utusan HAM PBB.
Puluhan orang di kota terbesar di Myanmar membunyikan klakson mobil dan memukul panci serta wajan sebagai bentuk perlawanan publik terhadap kudeta militer.