detikFinance Sri Mulyani: Saya Luka, Saya Kecewa Sri Mulyani kecewa atas kasus suap pegawai pajak yang terjadi beberapa minggu lalu. Selasa, 29 Nov 2016 10:58 WIB
detikFinance Sri Mulyani Persilakan KPK Periksa Pegawai Pajak Soal Kasus Suap Terkait kasus suap Handang Soekarno, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mempersilakan jika KPK ingin memeriksa pegawai pajak. Sabtu, 26 Nov 2016 20:30 WIB
detikFinance Pegawai Pajak Ditangkap KPK, Sri Mulyani: Gaji Naik 1.000 Kali Lipat Juga Tak Cukup Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, kenaikan gaji 1.000 kali lipat nggak akan cukup kalau pegawainya tamak. Sabtu, 26 Nov 2016 19:35 WIB
detikNews KPK: Perusahaan yang Suap Handang Soekarno Punya Tunggakan Pajak Sejak 2014 KPK menyebut PT EK Prima (EKP) Ekspor Indonesia memiliki surat tagihan pajak (STP) sejak 2014 sampai 2015. Jumat, 25 Nov 2016 11:21 WIB
detikNews Ini Kata Pengacara Penyuap Handang Soekarno Soal Tunggakan Pajak Pengacara Country Director PT EKP Rajesh Rajamohanan Nair, Tommy Singh, mengakui adanya persoalan pajak terkait kliennya. Kamis, 24 Nov 2016 23:22 WIB
detikNews KPK Buka Kemungkinan Periksa Dirjen Pajak Terkait OTT Handang Soekarno Wakil Ketua KPK Laode M Syarif mengatakan penyidik KPK bisa saja memanggil Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi jika diperlukan. Kamis, 24 Nov 2016 17:13 WIB
detikFinance Sri Mulyani akan Bersih-bersih di Ditjen Pajak Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bakal bersih-bersih di Ditjen Pajak. Kamis, 24 Nov 2016 12:23 WIB
detikFinance Pegawai Pajak Kena Tangkap KPK, Pengamat: Tak akan Ganggu Penerimaan Pengamat pajak Darussalam mengatakan, penangkapan pegawai pajak oleh KPK tak akan mengganggu kinerja penerimaan negara. Rabu, 23 Nov 2016 14:00 WIB
detikNews Geledah Kantor dan Rumah Berkaitan Kasus Suap Pajak, KPK Sita Dokumen Penyidik KPK melakukan upaya penggeledahan di sejumlah lokasi berkaitan dengan kasus suap yang menjerat pegawai Ditjen Pajak. Rabu, 23 Nov 2016 13:30 WIB
detikNews Geramnya Sri Mulyani dan Komitmen Bersih-bersih Ditjen Pajak Usai OTT KPK Sri Mulyani kecewa masih ada pegawai di institusi yang dipimpinnya yang terjerat korupsi. Rabu, 23 Nov 2016 12:33 WIB