Mobil Xenia yang dikemudikan Apriani lepas kontrol lalu menabrak kerumunan orang di Tugu Tani, Jakarta Pusat, dan menewaskan 9 orang. Hasil penyidikan polisi, Apriani mengaku sudah memacu Xenia hingga 100 km/ jam.
Ariyati, ibu dari Indra, salah seorang korban yang ditabrak pengemudi 'Xenia Maut' sudah punya firasat saat anaknya hendak ke Monas. Dia telah melarang Indra untuk pergi.
Sebelum insiden tragis yang merenggut 9 nyawa di Tugu Tani, pengemudi Xenia maut Apriani Susanti (29), benar-benar 'berpesta'. Petualangannya mulai dari kafe, tempat hiburan, sampai Hotel Borobudur.
Polisi sudah selesai meneliti urine pengemudi Xenia maut yang menewaskan 9 orang di Tugu Tani. Hasilnya, Afriyani Susanti (29), bukan hanya memakai narkoba jenis sabu saja, tetapi juga narkoba jenis lain.
Sebuah video pasca kecelakaan maut di Tugu Tani beredar luas di masyarakat. Video yang berdurasi selama 3 menit tersebut menunjukan detik-detik setelah kecelakaan maut yang menewaskan sembilan orang itu.
Pengemudi Daihatsu Xenia, Apriani Susanti (29) terbukti positif menggunakan sabu-sabu. Sebelum kecelakaan maut terjadi Apriani habis menghadiri pesta ulang tahun temannya.
Pengemudi Daihatsu Xenia, Apriani Susanti (29) terbukti positif menggunakan sabu-sabu. Hasil tes urine dari RS Kramat Jati, Jakarta Timur juga menunjukan tiga penumpang dalam mobil itu menggunakan sabu.
Hasil tes urine, pengemudi Daihatsu Xenia, Apriani Susanti (29) positif menggunakan narkoba jenis sabu-sabu. Apriani menjalani tes urine di RS Kramat Jati, Jakarta Timur.
Hasil tes urine pengemudi Daihatsu Xenia, Apriani Susanti (29) positif habis menggunakan narkoba jenis sabu-sabu. Apriani menjalani tes urine di RS Kramat JAti, Jakarta Timur.