Rio Haryanto akan mengarungi musim F1 perdana di tahun 2016 ini--sekaligus jadi pebalap F1 pertama Indonesia. Ia menjadi rookie 'Jet Darat' bersama dua driver lainnya.
Cita-cita dan mimpi Rio Haryanto untuk menembus Formula 1 akhirnya kesampaian. Pebalap 23 tahun asal Surakarta, Jawa Tengah, itu segera menjadi pilot jet darat tim Manor Racing.
Rio Haryanto jadi satu-satunya driver Asia di F1 2016. Dia mengikuti jejak Alex Yoong, Takuma Sato, dan nama-nama lain yang mewakili Asia di balapan jet darat.
Duapuluh dua kursi mobil Formula 1 untuk balapan musim 2016 telah terisi. Pebalap Indonesia Rio Haryanto menjadi orang terakhir yang melengkapi daftar para pilot jet darat tersebut.
Rio Haryanto akhirnya resmi menjadi pebalap Formula 1 untuk musim ini. Ia akan membalap untuk Manor Racing, tim yang disebutnya punya rencana yang ambisius. Ia pun sudah tak sabar masuk ke dalam kokpit jet darat Manor.
Empat pesawat siluman AS mengudara di wilayah Korsel. Pesawat-pesawat ini dikerahkan ke pangkalan udara dekat Seoul, demi memamerkan kekuatan pada Korut.
Rio Haryanto disebut beberapa media Inggris makin dekat untuk menjadi pebalap Manor musim depan setelah salah satu pesaingnya, Will Stevens, mengundurkan diri.
Meski membutuhkan dana banyak, kiprah Rio Haryanto di F1 akan juga memberi keuntungan untuk negara. Berlaga di balapan 'jet darat' akan menjadi promosi yang bagus untuk Indonesia.