Pasar saham Wall Street melemah akibat krisis utang Spanyol dan lemahnya data ekonomi AS. Wall Street alami koreksi bulanan terdalam tahun ini sepanjang April kemarin.
Mencermati perkembangan ekonomi global yang masih diwarnai resiko krisis di zona Euro dan harapan membaiknya ekonomi AS membuat pasar saham masih akan bergerak dalam rentang konsolidasi.
IHSG turun tipis 6 poin karena investor melakukan aksi tunggu terkait hasil pertemuan The Fed malam nanti. Saham-saham agrikultur banyak terkena aksi jual.
Facebook yang tengah bersiap untuk IPO dan ditaksir bernilai hampir US$ 100 miliar (Rp 900 triliun) itu melaporkan beban operasinya meningkat dua kali lipat dalam 12 bulan terakhir.
Bursa Indonesia hari ini diperkirakan akan bergerak mixed dalam range yang tipis akibat masih tertahannya minat beli dipicu kembali volatile-nya pergerakan bursa global.
Meski ekonomi dunia diprediksi melambat karena krisis, tapi kinerja perusahaan besar ternyata terus menanjak. Hal ini bisa terlihat gaji yang diberikan pada bos-bosnya.