Berbagai cara dilakukan menyambut bulan Ramadan yang tinggal menunggu hari. Salah satunya dengan aksi sosial yang dilakukan Yayasan Dana Sosial Al Falah (YDSF) Surabaya.
Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary mengaku pernah membuat sebuah tim investigasi kecil guna mengusut dugaan surat palsu dari MK. Namun hingga saat ini, tim tersebut tidak berhasil menemukan siapa pelaku sebenarnya.
Sejumlah pengurus Komite Aksi Solidaritas untuk Munir (KASUM) menyambangi Kejagung. Mereka mendorong Kejagung segera mengajukan upaya Peninjauan Kembali (PK) atas putusan kasasi MA yang membebaskan Muchdi Pr.
Terpidana Pollycarpus Budihari Priyanto berusaha meyakinkan hakim bahwa dirinya tidak bersalah. Di depan sidang, Polly mengatakan jika ia rela meminum arsenik seperti yang diminum Munir, untuk membuktikan berapa lama efek arsenik.
Terpidana Pollycarpus Budihari Priyanto mengaku tidak mengetahui siapa yang memberikan racun arsenik kepada aktivis HAM Munir. "Yang membunuh Munir itu isinialnya MI. Alias Malaikat Isrofil," canda Polly
Pollycarpus Budihari Priyanto, terpidana kasus pembunuhan Munir, melansir kesaksian baru. Dia yakin pembunuhan lewat racun atas Munir dilakukan saat pesawat Garuda terbang di atas Vietnam. Namun Polly diminta jujur.
Gerbong mutasi di tubuh Polda Jatim dan jajaran kembali terjadi. Kali ini, perwira pertama (pama) hingga perwira menengah (pamen) seperti Kasatreskrim Polrestabes dan beberapa kapolsek ikut dimutasi.
Pengadilan Negeri Jakarta Pusat hari Selasa (07/06) akan menggelar sidang peninjauan kembali (PK) yang diajukan Pollycarpus Budihari Priyanto terkait pembunuhan aktivis hak asasi manusia Munir.
Kantor surat kabar mingguan Radar Bangsa di Kabupaten Mojokerto, dirusak sejumlah orang tak dikenal. Bahkan Pemimpin Redaksi (Pemred) Radar Bangsa, Supriyanto juga dipukuli hingga berdarah.