"Orang berkarya seni melalui puisi ya kita hormatilah. Yang penting tidak merevisi doa, he-he-he.... Pak Syafii sedang khilaf ya?" kata Dradjad Wibowo.
"Pemerintah juga harus memikirkan pengelolaan pasca event yang sering kurang diperhatikan, sehingga yang sudah dibangun itu tidak bisa digunakan," ucap Handi.
Dengan melihat realitas keberislaman yang diperagakan sedemikian arogan belakangan ini, narasi "Perang Badar" macam apa yang sebetulnya sedang diperjuangkan?