Pindad siap memproduksi ekskavator sebanyak 100 unit per tahun. Bahkan alat berat yang diberi nama Pindad Excava 200 ini harga dan kualitas tak kalah dari buatan Korea hingga AS.
BUMN produsen senjata Pindad melebarkan sayapnya dengan memproduksi alat berat jenis ekskavator. Produk yang diberi nama Pindad Excava 200 ini dibanderol sekitar Rp 1,43 miliar.
PT Pindad (Persero) melebarkan sayapnya ke luar lini bisnis peralatan persenjataan. BUMN yang bermarkas di Bandung, Jawa Barat ini, masuk ke pasar alat berat jenis ekskavator.
Menteri BUMN Rini Soemarno meminta PT Pindad untuk memproduksi ekskavator made in Bandung sebanyak 100 unit/tahun. Ekskavator tahap awal akan diserap BUMN.
Menteri BUMN Rini Soemarno berharap Pindad tidak hanya mampu memproduksi peralatan dan kendaraan perang saja, namun juga dapat menjadi pemain besar di industri alat berat di Indonesia.
Pindad kini mampu memproduksi senapan serbu SS, pesaing AK 47. Selain senapan, Pindad juga mengembangkan panser varian terbaru yang mampu berjalan di atas permukaan air.
Pindad masuk ke lini bisnis alat berat, ekskavator. Masuknya BUMN bidang senjata ini ke bisnis alat berat, karena adanya permintaan dan inisiasi pemerintah.