"Tekad kebangkitan industri pertahanan, marilah jadikan gerakan nasional. Kita ingin dorong revitalisasi, terus kembangkan jajaran strategis. Marilah beli produk industri nasional kita sendiri," seru SBY.
Pemerintah menambah terus anggaran pertahanan dari tahun ke tahun untuk memperkuat TNI dan Polri. Namun bukan berarti Indonesia bermaksud melakukan ekspansi atau untuk memicu perlombaan senjata di kawasan Asia Pasifik.
Pemerintah mengaku mengalokasikan anggaran Rp 150 triliun untuk tahun 2009-2014 untuk pembelian dan pemeliharaan alat utama sistem persenjataan (alutsista).
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari ini menyaksikan peluncuran pesawat CN 295 yang diproduksi oleh PT DI. Peluncuran pesawat ini menurut Presiden merupakan tonggak baru kebangkitan industri penerbangan Tanah Air.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pagi ini mengunjungi PT Dirgantara Indonesia (PT DI) Bandung, Jawa Barat. Presiden akan menyaksikan beberapa kerjasama antara PT DI dengan Kemenhan, Polri, TNI, serta Airbus Military.
Kemenhan menilai sebuah ibukota negara merupakan pusat kendali operasi. Karenanya, Ibukota Negara ini akan menjadi sasaran strategis dan misi utama pihak lawan untuk direbut dan dikuasai.
Reshuffle tidak akan membawa perubahan signifikan bagi KIB II. Pernyataan dan tindakan SBY bertolak belakang sehingga menghilangkan harapan akan ada perubahan.
Pertemuan antara Presiden SBY dengan Menhan AS, Leon Panetta, menyinggung pengadaan alutsista produksi AS. Yaitu pesawat tempur baru F-16 untuk memperkuat TNI AU.