Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur menyebabkan 15 korban tewas. Proses identifikasi jenazah dan penanganan korban luka masih berlangsung.
Kecelakaan tragis di Stasiun Bekasi Timur terjadi pada 27 April 2026, saat KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL, menewaskan 14 orang dan melukai 84 lainnya.
Sebanyak tujuh keluarga dari korban kecelakaan kereta yang melibatkan KA Argo Bromo dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, telah melapor ke RS Polri.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyambangi lokasi kecelakaan antara Kereta Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line rute Jakarta Cikarang di Bekasi.
KA Jarak Jauh menabrak kereta KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi. Akibat insiden tersebut, sejumlah perjalanan KA Jarak Jauh dibatalkan.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) menegaskan akan memberikan refund 100% bagi penumpang kereta jarak jauh yang terdampak kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur.
Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur mengakibatkan pembatalan perjalanan kereta jarak jauh. KAI sediakan refund penuh dan layanan bus untuk penumpang terdampak.