Nama Ahok mencuat dalam hasil rilis LSI terkait Pilpres 2024. PPP menilai Ahok memiliki masalah kasus yang membuatnya belum bisa menjadi saingan di Pilpres.
Permadi Arya atau Abu Janda mengaku mendapat jackpot ketika menjadi buzzer. Eks TKN Jokowi-Ma'ruf menegaskan mereka sama sekali tidak mendapat gaji atau honor.
Demokrat menuduh Moeldoko mencari teman ngopi karena sudah jarang diajak Jokowi. Eks staf KSP mengklaim Jokowi bisa tiga kali dalam satu hari bertemu Moeldoko.
Eks elite TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding, memastikan TKN tidak memiliki kebijakan kontrak ataupun sistem membayar orang untuk kepentingan buzzer.
Permainan identitas tidak dapat terhindarkan dalam berbagai momentum politik. Yang menimbulkan masalah adalah upaya untuk memperuncing identitas tersebut.