Pasca peringatan serangan 11 September, pemimpin Al Qaeda, Ayman al-Zawahri angkat bicara. Dia meminta kepada pasukannya untuk melakukan serangan terhadap Amerika Serikat.
Sekelompok pria bersenjata yang mengenakan rompi bom meledakkan sebuah truk berisi bom di luar gedung konsulat Amerika Serikat di kota Herat, Afghanistan. Taliban mengklaim serangan itu.
Kapal-kapal perang Amerika Serikat telah dikerahkan ke perairan Mediterania. Mereka siap melancarkan serangan terhadap rezim Suriah jika diperintahkan oleh Presiden AS Barack Obama.
Otoritas China mendesak AS untuk kembali ke PBB terkait krisis Suriah. AS diminta untuk ekstra berhati-hati dalam mengambil keputusan sebelum melancarkan serangan ke Suriah.
Rusia mengingatkan Amerika Serikat untuk tidak menyerang fasilitas penyimpanan senjata kimia milik Suriah. Dikhawatirkan serangan itu akan memicu pelepasan bahan-bahan yang sangat beracun.
Militer Turki mengerahkan unit-unit militer ke sepanjang perbatasan bagian selatannya dengan Suriah. Langkah ini dilakukan di tengah spekulasi bahwa AS bakal melancarkan serangan militer ke Suriah.
Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Seyyed Ali Khamenei kembali mengingatkan Amerika Serikat untuk tidak menyerang Suriah. Dikatakannya, AS melakukan kebodohan dan kesalahan soal Suriah.
Presiden Rusia Vladimir Putin menentang rencana aksi militer AS ke Suriah. Namun Moskow sudah punya rencana sendiri jika AS benar-benar melancarkan aksi militer ke Suriah.
Hanya Tuhan yang tahu apa yang terjadi di balik tembok Old Trafford sana sepanjang bursa transfer. Akhirnya kabar-kabar yang berasal dari dalam sana cuma bikin gerah yang mengikutinya.