Kadis PUPR mulai bersuara terkait kasus penyuapan yang menjeratnya. Dia mengaku pernah dimintai uang oleh salah seorang pejabat di lingkungan Pemkot Mojokerto.
Sebelum ditangkap KPK, Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mojokerto Wiwiet Febryanto mengaku ditekan 3 pimpinan dewan yang meminta 'jatah'.