Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan banyak negara maju menolak peta jalan hilirisasi Indonesia, yang meningkatkan nilai ekspor nikel hingga US$ 35 miliar.
Perwakilan pemerintah Indonesia akan bertemu AS pada 16-23 April 2025 untuk negosiasi tarif 32%. Indonesia rencanakan tambahan impor dan investasi di AS.