Analisis video menunjukkan AS mungkin keliru menargetkan seorang pekerja kemanusiaan dalam serangan terakhir di Afghanistan yang menewaskan 10 warga sipil.
AS membantah bahwa meninggalkan beberapa anjing di bandara Kabul, Afghanistan. AS menyebut laporan yang beredar mengenai menelantarkan anjing itu salah.