Facebook masih belum berhasil menarik kepercayaan investor. Bahkan pendiri Facebook saja kembali mengambil langkah untuk menjual sahamnya sebanyak 450 ribu lembar.
Klub sepakbola asal Inggris Manchester United (MU) baru dua minggu melantai di bursa saham Amerika Serikat (AS). Namun sahamnya sudah mulai tidak bergairah.
Tak punya teman dan dikucilkan memang menyedihkan, tapi di satu sisi bisa menjadi berkah. Nyatanya orang-orang seperti ini justru jauh lebih sukses karirnya.
Direksi dan salah satu pendiri Facebook Inc. satu-persatu mulai melepas saham jejaring sosial tersebut. Apa yang menyebabkan tren penjualan saham ini terjadi?
Direksi dan salah satu pendiri Facebook Inc satu-persatu mulai melepas saham jejaring sosial tersebut. Apa yang menyebabkan tren penjualan saham ini terjadi?
Mungkin tak cuma para investor saja yang frustasi dengan anjloknya saham Facebook, begitu pun dengan para pendiri Instagram. Wajar saja, mereka juga kena imbas kerugian hingga sekitar Rp 2,85 triliun. Bagaimana bisa?
Harga saham Facebook terus terjun bebas. Buruknya performa saham Facebook ini memunculkan spekulasi bahwa Mark Zuckerberg tidak seharusnya terus memimpin Facebook sebagai CEO.