Hasil Pemilu 2009 diprediksi akan mengubah peta kekuatan di parlemen 2009-2014. Bila lima tahun terakhir Golkar dan PDIP pegang kendali, kini Partai Demokrat yang menguasai mayoritas kursi DPR.
30 Partai kecil yang bertarung di Pemilu Legislatif 9 April 2009, diprediksikan akan terkubur. Ke-30 parpol kecil tersebut tidak mencapai parliamentary threshold (PT).
Kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan yang fantastis pekan lalu hingga tembus level 1.500 dikhawatirkan mulai goyang karena beberapa saham sudah dalam kondisi jenuh beli (overbought).
PD diperkirakan akan unggul dalam pemilu 9 April mendatang. Sementara untuk nomor 2 diperebutkan PDIP dan Golkar yang pada survei memperoleh suara 14,6 persen dan 13,7 persen.
Bila pilpres digelar pada awal April ini, SBY diprediksi keluar sebagai pemenang dengan perolehan suara 60,3 persen. Angka itu terpaut jauh dari pesaing berat, Megawati (21,9 persen), Jusuf Kalla (6,4 persen) dan Prabowo Subianto yang hanya sekitar 5,6 persen.
KPU mengimbau agar lembaga survei tak mengumumkan hasil survei pada H-1 pemilu. Hal ini untuk memberikan waktu kepada publik merenungkan dengan leluasa pilihan mereka.
Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan uji materi yang diajukan oleh Asosiasi Riset Opini Publik Indonseia (AROPI). Bagi AROPI, MK telah mengembalikan semangat reformasi dalam sebuah negara demokratis.
"Kalau sekarang ini tampak di permukaan puja dan puji atas keberanian JK mencapreskan diri, berikut analisis-analisis prospektif atas peluangnya untuk mengalahkan SBY".
Satu bulan menjelang pelaksanaan pemilihan umum, calegPartai Demokrat untuk daerah pemilihan I Jatim (Surabaya-Sidoarjo) merapatkan barisan.Mereka pun mengundang LSI untuk melihat peta kekuatannya.