Harga daging sapi yang menjulang dan bertahan begitu lama telah membangkitkan kecurigaan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). Komisi ini mewaspadai segala kemungkinan, termasuk soal adanya kemungkinan praktek kartel dalam bisnis impor daging sapi.
Deny tak punya pilihan lain. Lelaki 30 tahun ini mempertahankan harga seporsi daging rendang dan nasi di tiga rumah makan Padang miliknya, meski keuntungannya jadi berkurang. Penyebabnya lantaran harga daging sapi yang kelewat mahal di pasar.
Sebelum impor sapi, Badan Karantina Kementerian Pertanian mengirim dokter hewannya langsung untuk memastikan sapi yang diimpor tak disuntuk hormon dan aman bagi kesehatan.
Kemendag tetap membuka keran impor sapi siap potong dan menambah kuotanya. Kebijakan tersebut guna menambah dan menjaga ketersediaan daging sapi nasional.
Gelombang pertama pengiriman ribuan ekor sapi impor siap potong asal Australia tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Selasa besok. Sapi ini tidak boleh berlama-lama di pelabuhan.
Jelang lebaran Idul Fitri 2013, harga komoditas daging sapi di Kota Bandung sudah kembali merosot alias turun. Harga daging sapi di pasar tradisional sempat tak terkendali sebelumnya.
Harga daging sapi di tingkat pengusaha penggemukan sapi (feedloter) mengalami penurunan. Kondisi tersebut berlangsung sejak sepekan lalu atau Jumat (19/7/2013).