Beberapa hari setelah lebaran 2013 saya mencoba mengaktifkan modem dengan kartu XL, namun tidak bisa karena tidak mendapatkan sinyal 3G. Padahal sebelumnya sinyal 3G cukup bagus.
Axis Telekom Indonesia menegaskan belum mau pindah lagi ke blok 11 dan 12 dan memilih bertahan di kanal yang lama di blok 2 dan 3 hingga permasalahan interferensi sinyal di spektrum 2,1 GHz mendapatkan solusi yang menguntungkan semua pihak.
Setelah diterpa interferensi di blok 11 dan 12, Axis akhirnya kembali balik kandang ke blok 2 dan 3 frekuensi 2.1 GHz untuk layanan 3G mereka. Dengan ini, Axis lebih siap menyambut trafik padat sepanjang mudik dan Lebaran.
Proses migrasi 3G dari 12 blok yang ada di frekuensi 2,1 GHz, mengalami kendala. Axis Telekom Indonesia yang sejatinya menempati blok 11 dan 12, terganjal masalah interferensi.
Wah, Hari Raya Idul Fitri sebentar lagi, nih! Selain bisa kumpul keluarga dan maaf-maafan, dapet THR alias tunjangan hari raya, selalu jadi hal yang paling ditunggu.
Saya adalah pelanggan setia XL yang mempercayakan komunikasi saya bersama XL sudah sejak lama. Namun, ketika saya bekerja di daerah Caringin Barat-Cilandak, Jakarta Selatan, sinyal disana sering hilang.
XL Axiata dan Axis Telekom Indonesia ternyata sudah melaporkan rencana merger akuisisi mereka kepada Kementerian Kominfo. Namun keduanya masih keberatan jika frekuensi dan blok nomornya harus dikembalikan terlebih dulu.
XL Axiata bersiap menggenapkan 34.600 kilometer kabel fiber optic yang saling terhubung tahun ini juga. Ini melengkapi 25 ribu kilometer kabel optic yang sudah dibangun sebelumnya.