Saham komoditas yang sempat menjadi primadona kini justru menjadi penekan gerakan IHSG. eTrading merekomendasikan untuk tidak membeli saham komoditas dulu. Berikut rekomendasinya.
IHSG masih saja melemah hingga akhir pekan ini, bahkan nilai tukar rupiah terperosok hingga 10.500 per dolar. Berikut market flash eTrading Securities.
Pergerakan IHSG akan menguat oleh sentimen pemulihan ekonomi AS. Bursa-bursa regional pun meresponsnya dengan positif. Berikut market flash eTrading Securities.
Nilai tukar rupiah mengukir prestasi sepanjang pekan ini, setelah sempat menguat di bawah 10.000 per dolar AS. Penguatan rupiah terjadi seiring masuknya lagi dana-dana asing ke emerging market.
Krisis global telah menyeret dampak ke semua negara, tak terkecuali Indonesia meski pada skala yang berbeda-beda. Indikasi krisis global sebenarnya sudah bisa diendus sejak tahun 2007. Berikut kronologi dan latar belakang krisis.
Pergerakan IHSG sepanjang ini mengalami surplus hingga 101 poin yang membuatnya bertambah gemuk di level 1.462. Dana asing mulai mengalir ke emerging market termasuk Indonesia.
Penurunan ekspor diprediksi bisa mencapai 50% di tahun 2009. Kadin mengimbau pemerintah bersama dengan BI segera mempersiapkan langkah stimulus fiskal dan moneter lanjutan.
Ancaman pelemahan ekonomi global ikut berdampak ke Indonesia. Hingga saat ini belum ada tanda-tanda resesi akan berakhir dalam jangka pendek. Pemerintah tetap fokus pada 7 prioritas ekonomi saat ini.
IHSG masih akan mengalami volatilitas tinggi di tengah ketatnya likuiditas. Bursa Asia dan Wall Street yang melemah bisa membuat IHSG ikut tertekan ke zona negatif.