PT Bakrie & Brothers (BNBR) berencana melakukan penggabungan nilai saham alias reverse stock. Aksi korporasi itu dalam rangka restrukturisasi utang perusahaan.
Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistyo mengaku dapat keluhan dari para investor asing lantaran kebijakan tersebut dianggap tidak matang.