Uni Eropa (UE) dan Italia telah melarang ekspor vaksin AstraZeneca ke Australia, setelah produsen obat itu gagal memberikan dosis yang dijanjikan kepada Eropa.
170 anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS menandatangani surat bipartisan yang dikirim ke Menteri Luar Negeri Antony Blinken terkait desakan ke Turki.
Sejumlah negara menangguhkan vaksin AstraZeneca menyusul laporan kasus pembekuan darah usai penyuntikan. Namun sederet negara lain memilih tetap melanjutkan.