Jerman akan mengirimkan petinggi di dinas intelijennya ke Washington untuk menekan digelarnya penyelidikan terhadap tuduhan tentang upaya AS yang melakukan penyadapan terhadap Angela Markel.
Dokumen intelijen AS menyebutkan bahwa negara tersebut menyadap percakapan telepon 35 kepala negara. Atas laporan ini, Perdana Menteri India Manmohan Singh mengaku tidak khawatir.
Amerika Serikat melalui lembaga National Security Agent (NSA) dirumorkan menyadap komunikasi 35 kepala negara secara diam-diam. Menteri Pertahanan RI Purnomo Yusgiantoro menegaskan tidak ada soal penyadapan tersebut, termasuk penyadapan terhadap Presiden RI.
Kanselir Angela Merkel mengatakan, memata-matai sesama negara sahabat merupakan tindakan "tidak pantas", menyusul tuduhan AS menyadap telepon genggamnya. Para pemimpin Uni Eropa lainnya juga menyuarakan keprihatinan tentang tuduhan tindakan penyadapan AS.
Rumor terbaru menyebutkan pemerintah AS menyadap percakapan telepon 35 kepala negara di seluruh dunia. Hal ini muncul setelah rumor AS menyadap percakapan telepon Kanselir Jerman Angela Merkel.
Negara-negara di dunia berang karena belakangan ketahuan Ameria Serikat via Badan Keamanan Nasional (National Security Agency/NSA) menyadap telepon warga hingga pemimpinnya. Ini adalah reaksi atas ulah Edward Snowden, sang pembocor yang pernah bekerja di CIA. Berikut reaksi negara-negara itu.
Kanselir Jerman Angela Merkel menelpon Presiden Amerika Serikat Barack Obama setelah menerima informasi bahwa AS mungkin telah menyadap telepon pribadinya. Merkel meminta pejabat AS untuk mengklarifikasi seberapa luas pengawasan mereka di Jerman.
Pejabat intelejen AS membantah melakukan penyadapan telepon warga Prancis seperti yang dilaporkan koran Le Monde. Pejabat senior intelejen AS telah menyatakan bahwa laporan mengenai penyadapan yang dilakukan AS terhadap warga Prancis, itu "salah".
Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto akan memanggil duta besar AS untuk dimintai keterangan. Panggilan ini terkait tudingan bahwa AS memata-matai email mantan presiden Meksiko, Felipe Calderon.