Perang tarif dagang antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan China kian memanas. Trump mengumumkan untuk menaikkan tarif pada China hingga 125%.
China mengambil sikap tegas atas tarif dagang 104% yang diberikan Donald Trump. China pun membalasnya dengan mengenakan tarif sebesar 84% pada produk AS.
Menteri Investasi Rosan Roeslani menyatakan Indonesia berpotensi terkena tarif masuk AS. Namun, kratom jadi komoditas ekspor unggulan bernilai US$ 350 juta.
Indonesia berpotensi terkena tarif tinggi dari Amerika Serikat (AS). Hal ini disebabkan karena Indonesia berkontribusi memberi defisit perdagangan untuk AS.