Dari hasil riset kedua yang dirilis investor telekomunikasi asal Rusia, Altimo, Indonesia tetap disebut sebagai pasar yang paling menarik. Masih naksir?
Natrindo Telepon Seluler (NTS) mencomot petinggi operator telekomunikasi dari Bangladesh sebagai Direktur Utama yang baru menyusul masuknya Saudi Telecom sebagai mayoritas pemegang saham.
Dengan pengguna internet yang jauh di bawah pengguna ponsel, dan penetrasi telepon tetap kabel yang tidak beranjak signifikan, telepon bergerak berpotensi mengubah gaya dan pola hidup masyarakat Indonesia.
Bursa Wall Street yang kembali menorehkan level terbaiknya menjadi sentimen positif untuk perdagangan saham dalam negeri. IHSG bisa pecah rekor baru lagi.
Peringkat kemudahan berusaha di Indonesia masih berada di level bawah. Bank Dunia pun menawarkan beberapa opsi untuk perbaikan melakukan usaha di Indonesia.