Anggota Komisi I DPR Junico Siahaan menyoroti kasus judol yang menyasar anak-anak. Ia mendorong Komdigi memperkuat penggunaan AI untuk pemblokiran situs judol.
Polisi menangkap tersangka HE yang merupakan agen pencari situs judi online untuk mafia akses judol. Sebagai agen, dia mendapatkan komisi hingga Rp 4 juta.
Polisi menangkap HE, tersangka kasus mafia akses judi online. Hasil pemeriksaan terungkap, HE dan grupnya menyetor hingga Rp 24 juta per web per bulan.