Lama tak terdengar kabarnya, pendiri layanan penyimpanan cloud Megaupload, Kim Dotcom, mengumumkan ingin membuat medsos baru pengganti Facebook dan Twitter.
Kepolisian India mengatakan anggotanya - yang dielu-elukan sebagai pahlawan karena melindungi pria Muslim dari amukan massa - kini justru diancam dibunuh.