Nama Komjen Budi sebagai calon Kapolri memicu kontroversi. Apalagi Selasa kemarin Komisi Pemberantasan Korupsi telah menetapkan Kepala Lembaga Pendidikan Polri itu sebagai tersangka kasus tindak pidana korupsi.
Sejarah kontroversial tergores di negeri ini. Seorang tersangka kasus korupsi ditunjuk presiden dan didukung DPR menjadi Kapolri, ujung tombak penegakan hukum.
DPR akhirnya menyetujui tersangka rekening mencurigakan, Komjen Budi Gunawan menjadi Kapolri. Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh pun langsung merapat ke Istana.
Kasus korupsi yang menjerat calon Kapolri Komjen Budi Gunawan juga ramai diberitakan media asing. Beberapa menyoroti keputusan Presiden Jokowi yang mencalonkan Budi Gunawan sebagai calon tunggal.
Sidang paripurna DPR menyetujui Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri. Usai mendengarkan keputusan paripurna tersebut, Komjen Budi langsun buru-buru meninggalkan DPR.
Paripurna DPR akhirnya mengesahkan Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri setelah melalui forum lobi pimpinan. Kepala Lemdikpol Polri itu jadi calon Kapolri pertama yang disetujui DPR dalam statusnya sebagai tersangka.
Calon tunggal Kapolri, Komjen Pol Budi Gunawan sedang berada di gedung DPR untuk mengikuti sidang paripurna yang dilaksanakan hari ini. Walaupun begitu, penjagaan dari personel kepolisian tetap dilakukan di rumah pribadi Budi yang berada di kawasan Duren Tiga VI, Pancoran, Jakarta Selatan.
Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menjadi topik hangat. Apalagi setelah Presiden Jokowi menyebut tentang lembaga ini sebagai yang memberikan rekomendasi tentang calon Kapolri Komjen Budi Gunawan.
Politikus senior PDIP Pramono Anung melakukan pertemuan tertutup dengan Komjen Budi Gunawan saat paripurna diskors. Pertemuan ini dilakukan di ruang tunggu VIP II, di luar ruang Paripurna, Gedung Nusantara II.