Tak hanya menyebut uji coba senjata hipersonik China mengkhawatirkan, jenderal AS juga menyamakan uji coba itu dengan peluncuran satelit pertama dunia, Sputnik.
Komunitas intelijen AS memprediksi kelompok ISIS-Khorasan di Afghanistan, atau ISIS-K, bisa memiliki kemampuan untuk menyerang AS hanya dalam waktu enam bulan.
Hubungan dengan China sebagai mitra perdagangan membuat Jepang mengambil pendekatan lebih lunak dibanding negara Barat yang memboikot Olimpiade Beijing.