Ledakan kasus COVID-19 di India diwarnai beragam kisah pilu. Mulai dari kelangkaan oksigen dan antrean kremasi jenazah hingga masih adanya praktik perdukunan.
Di India, praktik perdukunan masih banyak diandalkan di tengah amukan tsunami COVID-19. Warga di pedesaan meyakini penyakit ini disebabkan oleh 'roh jahat'.
Sebagian warga pedesaan di India meyakini COVID-19 disebabkan oleh roh jahat. Praktik dukun memunculkan terapi yang menyakitkan yakni stempel besi panas.
Pria di Lampung Tengah, Kukuh, diduga memenggal kepala ayah kandungnya. Kukuh kemudian mengarak kepala ayahnya yang telah lepas dari badan keliling kampung.
Polisi mengungkap sosok Selamet (68), ayah di Lampung, yang tewas dipenggal anak kandungnya, Kukuh (31). Selamet disebut orang pintar di daerah tersebut.