Pengamat migas Reforminer Institute, Komaidi Notonegoro mengungkap Pertalite seharusnya dijual Rp 11.000/liter dan Pertamax bisa dijual Rp 12.000-13.000/liter.
Pemerintah berencana menghapus bahan bakar minyak jenis Premium dan Pertalite. Masalah lingkungan menjadi alasan untuk menghapus BBM RON 88 dan 90 tersebut.
"Tarif listrik bagi golongan pelanggan non-subsidi ini bisa berfluktuasi alias naik atau turun setiap tiga bulan disesuaikan dengan setidaknya tiga faktor,"
Para pelanggan listrik PLN sebaiknya bersiap-siap atas adanya rencana kenaikan tarif listrik pada tahun depan bagi 13 golongan pelanggan listrik non-subsidi.