Sehari setelah dihentikan proses pencarian, jasad diduga ABK Kapal Motor (KM) karam terus bermunculan. Hari ini, sesosok mayat pria kembali ditemukan di lokasi karamnya KM Harmoni di Perairan Binur, Probolinggo.
Dua bulan sudah operasi SAR AirAsia Q78501 dilakukan sejak insiden jatuhnya pesawat pada Minggu (28/12/2014) silam itu. Basarnas bersama TNI dan tim gabungan lainnya menuai kesuksesan dalam mengevakuasi.
Sesosok mayat pria kembali ditemukan nelayan Situbondo. Mayat ditemukan terapung dalam kondisi tertelungkup, di perairan laut Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih.
Mayat berkelamin pria ditemukan nelayan pesisir Kalbut Kecamatan Mangaran, saat berangkat mencari ikan. Mayat yang tidak diketahu identitasnya terapung di perairan laut Situbondo.
Proses evakuasi kecelakaan AirAsia QZ8501 rute Surabaya ke Singapura telah berjalan selama satu bulan. Sedangkan, setelah satu bulan kejadian tersebut harus terdapat data factual report atau preliminary report (laporan pendahuluan).
Tim penyelam telah berhasil mengevakuasi jenazah di dalam Main Body AirAsia QZ8501. Namun, lantaran banyaknya serpihan-serpihan yang terapung dan kabel yang berantakan did alam badan pesawat, penyelam kesulitan memasuki kabin pesawat.
Upaya Basarnas dalam menjalankan operasi gabungan evakuasi pesawat AirAsia QZ8501 yang maksimal banyak mendapat pujian dari semua pihak. Ternyata, di sela-sela operasi itu Basarnas tetap menjalankan tugas mulia lainnya.
Usaha pencarian puing pesawat maupun jenazah terkait tragedi yang menimpa AirAsia QZ-8501 masih terus dilakukan melalui udara. Di antaranya dilakukan oleh pesawat P-3C milik Korea Selatan dan Beriev BE-200 milik Rusia.