Bareskrim Polri geledah kantor PT TSL di Sidoarjo terkait penyelundupan ponsel ilegal dari China. Kini Bareskrim akan memeriksa Bea Cukai dan marketplace.
KPK mengungkap adanya pihak di Semarang yang mengaku bisa mengatur kasus dugaan suap di Bea Cukai. KPK mengingatkan saksi untuk waspada terhadap oknum.
Jaksa menyebut ada salah satu amplop yang diperuntukkan bagi Dirjen Bea Cukai dengan kode nomor 1. Ocoy mengaku tidak tahu pemilik amplop dengan kode tersebut.
Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terlibat dalam kasus dugaan suap impor. Menteri Keuangan Purbaya akan mengikuti proses hukum yang ada.