Filipina yang hampir tiap tahun dilanda banjir menghadapi kemarahan publik, usai demonstran menuding pejabat menjalankan proyek pengendalian banjir yang buruk.
Polisi ungkap motif RS dan AH merampok dan membunuh sopir taksi online Ujang Adiwijaya karena kebutuhan ekonomi. Keduanya ditangkap saat melarikan diri.