Setelah era Singapura dan Malaysia, pasar telekomunikasi RI kini jadi incaran Timur Tengah. Hingga kini sudah ada 3 investor dari jazirah Arab yang masuk ke sektor telekomunikasi RI.
Perusahaan Telekomunikasi Qatar Telecom (Qtel) akan merampungkan transaksi pengambilalihan saham Singapore Technologies Telemedia (STT) pada 26 Juni 2008.
Tingginya harga minyak mentah dunia membuat pengusaha dari Timur Tengah kebanjiran uang. Indonesia pun berusaha 'menggoda' para miliuner Arab ini agar mau berinvestasi.
Indonesia adalah lahan bisnis potensial bagi industri teknologi komunikasi informasi (TIK). Sayangnya, posisi Indonesia masih sekadar penikmat. Mungkinkah Jababeka bisa menjadi jawabannya?