Pandemi virus Corona (COVID-19) telah menggerus pendapatan pelaku usaha, tak terkecuali pengusaha Warteg. Selama ini omzet mereka anjlok bisa sampai 90%.
"Cuma 10-19% dari omzetnya, itu semua sudah rugi, biasanya Rp 30 juta sehari sekarang cuma Rp 1,5-2 juta per hari," kata Ketua GPBSI Djonny Syafruddin .