Jajaran Kepolisian Daerah Metro Jaya bersiap mengamankan peringatan Hari Anti Korupsi yang jatuh pada Kamis, 9 Desember 2010 besok. Peringatan tersebut akan diramaikan oleh 500 pendemo.
Hari ini sejumlah titik di ibukota akan menjadi tujuan demonstrasi yang dilakukan oleh berbagai pihak. Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi lokasi favorit dengan kedatangan setidaknya tiga kali arus demo yang berbeda.
Puluhan perawat yang tergabung dalam Persatuan Perawat Nasional Indonesia menggelar aksi demo di Gedung DPR. Mereka menuntut agar RUU Keperawatan dimasukkan kembali dalam program legislasi nasional DPR.
Wakil Ketua Komisi III DPR Tjatur Sapto Edy meminta KPK untuk mengawasi proses penyusunan UU di DPR. Sebab, selama ini banyak praktik koruptif di dalam penyusunan UU di DPR.
Puluhan pengacara dari Kongres Advokat Indonesia (KAI) menggeruduk Gedung DPR. Mereka ingin bertemu dangan Komisi III DPR untuk mengadukan Ketua Mahkamah Agung (MA) Harifin A Tumpa.
Ketua MPR Taufiq Kiemas menilai kedatangan Barrack Obama ke Indonesia mendatangkan banyak manfaat. Taufiq meyakini banyak hal positif akan diperoleh dari pertemuan Presiden SBY dengan Obama.
Belasan mahasiswa Universitas 17 Agustus 45 (Untag) menggelar demo di depan kampus Jalan Semolowaru Surabaya. Mereka membakar ban dan mencoret jalan raya dengan berbagai kecaman.
Jajaran Polda Metro Jaya mempersiapkan pengamanan unjuk rasa dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober besok. 4 Ribu personel Polda Metro Jaya disiapkan di titik-titik demonstrasi.
Merasa didzalimi Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang seenaknya mengeluarkan Surat Hak Guna Bangunan (SHGB) untuk Soetiadji Yudho (Loe Toen Bie), sekitar 100 warga Tambak Bayan berdemo.