Desa Teluk Meranti berada di timur laut Ibukota Provinsi Riau, Pekanbaru. Desa ini termasuk dalam Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan. Jarak tempuh dari Pekanbaru sekitar 220 Km dan waktu tempuh 6-7 jam. Desa kecil, sederhana dan bersahaja ini menyimpan potensi wisata bertaraf international yang dikenal dengan nama Gelombang Bono.
Hujan deras hampir setiap hari terjadi di wilayah Riau. Kondisi ini menyebabkan tiga kabupaten dilanda banjir. Tercatat lebih dari 7.500 rumah penduduk tergenang air.
Pabrik biodiesel milik Pemprov Riau di Kabupaten Kampar Riau akan bernasib menjadi besi tua. Sejak dibangun tahun 2005 silam, sampai kini tidak pernah berproduksi.
Selama setahun, 63 orang meninggal dunia akibat serangan DBD di Provinsi Riau. Tujuh kabupaten dan kota berstatus kejadian luar biasa (KLB). Anehnya, Pemprov Riau tidak menyatakan Riau belum menetapkan KLB.
Pekanbaru, Gubernur Riau, Rusli Zainal memberikan bantuan ke korban banjir di Kabupaten Kampar. Tercatat 3 warga tewas belasan rumah hanyut terbawa banjir bandang.
Kondisi banjir di Riau yang kian meluas menyebabkan akses tranportasi antara desa lumpuh total. PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) mengerahkan heli ke lokasi.